Melakukan perjalanan ke luar negeri untuk keperluan medis membutuhkan persiapan yang lebih kompleks dibandingkan perjalanan wisata biasa. Selain memikirkan jadwal konsultasi atau tindakan medis, pasien dan keluarga pendamping juga perlu memperhitungkan biaya perjalanan, tempat tinggal, kebutuhan harian, serta penggunaan mata uang asing selama berada di negara tujuan.
Saat perjalanan berkaitan dengan kesehatan, perhatian pasien maupun keluarga biasanya lebih banyak tertuju pada persiapan fisik dan jadwal perawatan. Akibatnya, perencanaan keuangan dapat terlewat atau baru dipikirkan menjelang keberangkatan. Padahal, kebutuhan dana di negara tujuan bisa mencakup berbagai pengeluaran yang tidak semuanya dapat diperkirakan hanya dari biaya pengobatan.
Karena itu, memahami cara kelola anggaran berobat di luar negeri tentunya akan dapat membantu keluarga menyusun kebutuhan dana dengan lebih terarah. Selain menghitung biaya utama, penting juga memperhatikan lama tinggal, kebutuhan pendamping, dana cadangan, serta jumlah mata uang asing yang perlu disiapkan.
Baca juga: Cari Tahu! Cara Kelola Keuangan Bagi Pekerja di Luar Negeri
Pentingnya Mempersiapkan Anggaran Berobat di Luar Negeri dengan Matang
Membuat anggaran sejak awal membantu pasien dan keluarga melihat kebutuhan secara lebih menyeluruh. Biaya yang perlu disiapkan bukan hanya tagihan dari fasilitas kesehatan, tetapi juga pengeluaran selama perjalanan dan masa tinggal di negara tujuan.
Durasi perjalanan juga dapat berubah mengikuti kebutuhan perawatan. Misalnya, jadwal pemeriksaan tambahan atau masa pemulihan yang lebih lama dapat membuat pasien dan pendamping perlu tinggal beberapa hari lebih panjang. Kondisi tersebut tentu dapat menambah biaya akomodasi, makan, dan transportasi.
Selain itu, sebagian transaksi mungkin dilakukan dalam mata uang asing. Ketika anggaran hanya dihitung dalam Rupiah, keluarga bisa kesulitan memperkirakan berapa banyak valas yang perlu disiapkan. Dengan membuat perkiraan sejak awal, kebutuhan dana dapat dibagi berdasarkan prioritas dan disesuaikan dengan kondisi keuangan keluarga.
Sebelum berangkat, keluarga juga dapat membuat daftar kebutuhan berdasarkan urutan waktu. Kebutuhan sebelum keberangkatan, selama perjalanan, selama berada di fasilitas kesehatan, dan saat kembali ke Indonesia dapat memiliki bentuk pengeluaran yang berbeda. Cara sederhana ini membantu mengurangi risiko ada biaya yang terlupakan ketika persiapan dilakukan dalam waktu singkat.
Biaya yang Perlu Disiapkan untuk Berobat di Luar Negeri
Agar tidak ada kebutuhan penting yang terlewat, anggaran dapat dibagi ke dalam beberapa kategori berikut.
1. Biaya Pengobatan dan Administrasi

Yang paling utama tentu berkaitan dengan kebutuhan medis, seperti konsultasi, pemeriksaan, tindakan, obat, atau biaya perawatan sesuai kebutuhan pasien. Besarnya biaya dapat berbeda berdasarkan negara, fasilitas kesehatan, jenis layanan, dan kondisi masing-masing pasien. Karena itu, gunakan perkiraan biaya dari fasilitas kesehatan yang dituju sebagai dasar perencanaan, bukan angka umum dari sumber lain.
2. Akomodasi Pasien dan Pendamping

Jika pasien perlu menjalani perawatan atau pemulihan selama beberapa hari, biaya tempat tinggal perlu ikut diperhitungkan. Selain akomodasi pasien, keluarga yang mendampingi juga dapat membutuhkan tempat tinggal atau pengeluaran tambahan selama berada di negara tujuan.
3. Transportasi dan Mobilitas

Dana transportasi dapat digunakan untuk perjalanan dari bandara ke tempat tinggal, menuju fasilitas kesehatan, atau memenuhi kebutuhan lainnya selama berada di luar negeri. Jika kondisi pasien membutuhkan kendaraan yang lebih praktis, biaya transportasi dapat berbeda dari perkiraan awal.
Untuk memperkirakan aspek ini, keluarga dapat mencatat rute yang kemungkinan paling sering digunakan dan mencari perkiraan tarif transportasi setempat. Jika pasien harus bolak-balik ke fasilitas kesehatan, frekuensi perjalanan juga perlu diperhitungkan agar anggaran transportasi tidak terlalu rendah.
4. Makan dan Kebutuhan Harian

Makan, minum, perlengkapan pribadi, komunikasi, dan kebutuhan sehari-hari lainnya mungkin terlihat kecil jika dihitung satu per satu. Namun, pengeluaran tersebut dapat bertambah jika masa tinggal berlangsung lebih lama. Karena itu, kebutuhan harian sebaiknya tetap dimasukkan ke dalam anggaran sejak awal.
5. Dana Cadangan

Dana cadangan dapat disiapkan untuk menghadapi perubahan rencana perjalanan atau pengeluaran tambahan yang belum diketahui sebelumnya. Jumlahnya tidak harus mengikuti persentase tertentu karena kebutuhan setiap pasien berbeda. Yang penting, dana tersebut dipisahkan dari anggaran utama agar dapat digunakan ketika benar-benar diperlukan.
Strategi Kelola Anggaran Berobat di Luar Negeri
Setelah mengetahui jenis pengeluaran yang perlu dipersiapkan, langkah berikutnya adalah mengatur cara penggunaannya agar dana lebih mudah dipantau.
1. Gunakan Kombinasi Pembayaran Tunai dan Non-Tunai

Tidak semua kebutuhan harus dibayar dengan uang tunai. Untuk transaksi yang menerima kartu atau metode pembayaran non-tunai, fasilitas tersebut dapat digunakan sesuai kebijakan penyedia layanan. Sementara itu, uang tunai dalam mata uang lokal dapat disiapkan untuk kebutuhan yang memang memerlukannya, seperti transportasi atau transaksi ritel tertentu. Dengan begitu, keluarga tidak sepenuhnya bergantung pada satu metode pembayaran.
2. Siapkan Dana Cadangan Sesuai Kondisi

Tidak ada suatu standar dana cadangan yang cocok untuk semua perjalanan medis. Besarnya dapat disesuaikan dengan perkiraan biaya, lama tinggal, jumlah pendamping, serta kondisi keuangan keluarga. Jika ada kemungkinan masa tinggal bertambah, kebutuhan tambahan tersebut dapat dimasukkan dalam perhitungan sejak awal.
3. Rencanakan Penukaran Valas Sebelum Berangkat

Jika membutuhkan uang tunai dalam mata uang asing, pertimbangkan untuk menyiapkannya sebelum keberangkatan. Periksa kurs yang ditawarkan dan hitung jumlah mata uang asing yang akan diperoleh agar sesuai dengan kebutuhan. Menyiapkan sebagian valas sejak di Indonesia juga dapat mengurangi kebutuhan mencari tempat penukaran segera setelah tiba di negara tujuan.
4. Siapkan Pecahan Uang yang Beragam

Jangan hanya menyiapkan pecahan besar. Pecahan kecil dan menengah dapat berguna untuk transportasi, makan, atau transaksi sehari-hari. Sebaliknya, pecahan yang lebih besar dapat digunakan ketika sesuai dengan kebutuhan dan diterima oleh pihak yang bersangkutan. Kombinasi pecahan sebaiknya disesuaikan dengan rencana penggunaan.
5. Simpan Bukti Transaksi dan Catat Pengeluaran

Simpan bukti pembayaran yang berkaitan dengan pengobatan, perjalanan, dan penukaran valas. Catatan tersebut dapat membantu keluarga memantau pengeluaran selama berada di luar negeri. Jika memiliki asuransi, dokumen pembayaran juga dapat disimpan untuk mengikuti ketentuan pengajuan klaim yang berlaku pada penyedia asuransi.
Untuk kebutuhan valas, pisahkan pula uang yang memang ditujukan untuk pengeluaran harian dari dana yang disiapkan sebagai cadangan. Pemisahan tersebut membuat jumlah uang yang masih tersedia lebih mudah dipantau dan membantu keluarga menghindari penggunaan dana cadangan untuk kebutuhan yang sebenarnya sudah dapat diperkirakan.
Baca juga: Panduan Menyiapkan Uang Saku untuk Pelajar Luar Negeri
Persiapkan Kebutuhan Valas Anda Bersama Money Changer Terpercaya
Berobat ke luar negeri membutuhkan persiapan yang tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan medis, tetapi juga pengelolaan dana selama berada di negara tujuan. Dengan memisahkan anggaran berdasarkan kebutuhan, menyiapkan dana cadangan, serta memperhitungkan kebutuhan mata uang asing, keluarga dapat memiliki gambaran keuangan yang lebih jelas sebelum keberangkatan.
Jika membutuhkan uang tunai dalam mata uang asing, jangan lupa untuk memperhatikan kurs, kebutuhan pecahan, serta persyaratan transaksi yang berlaku sebelum melakukan penukaran. Menyiapkan valas sesuai kebutuhan sejak sebelum keberangkatan juga dapat membantu keluarga mengatur dana dengan lebih terarah selama berada di luar negeri.
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, PT Cahaya Sentosa Valasindo hadir sebagai Penyelenggara KUPVA BB Berizin Resmi Bank Indonesia yang melayani kebutuhan penukaran valuta asing. Dengan memahami kebutuhan mata uang yang akan digunakan dan mempersiapkan penukaran sejak awal, Anda dapat mengatur anggaran perjalanan medis dengan lebih tertata.
Butuh mata uang asing untuk perjalanan berobat ke luar negeri? Hubungi PT Cahaya Sentosa Valasindo dan siapkan kebutuhan valas Anda sebelum keberangkatan.


